Ketua Umum Partai Golkar itu menyerahkan semua wewenang tersebut kepada Prabowo sebagai pihak yang memegang mandat langsung dari rakyat.

"Itu konstitusi menjamin, jadi kita serahkan semuanya kepada Bapak Presiden sebagai yang mempunyai pemegang mandat rakyat," ujar Bahlil.

Bahlil dilantik menjadi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi pada 1 Oktober 2026.