Ia mengatakan studi kelayakan (feasibility study/FS) pembangunan fasilitas penyimpanan tersebut telah rampung.

"EFS-nya sudah selesai. Di akhir tahun ini akan memulai untuk kita mengecek lokasinya dari sisi keamanan, baik dalam konteks gempanya maupun keamanan lokalnya," ujarnya.

Bahlil mengatakan pemerintah selanjutnya akan melakukan pemeriksaan lokasi pada akhir 2026 dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan.