Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menunjuk BPI Danantara untuk mengimplementasikan kerja sama perdagangan listrik lintas batas dengan Singapura.

Penunjukan tersebut disampaikan Prabowo dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Negara pada 6 Juli silam.

Kerja sama perdagangan listrik itu menjadi salah satu dari 26 capaian konkret pertemuan kedua pemimpin, yang terdiri dari 18 kesepakatan antarpemerintah dan delapan kesepakatan bisnis-ke-bisnis.

"Indonesia telah menunjuk BPI Danantara untuk implementasi kerja sama perdagangan listrik lintas batas, serta berbagai kegiatan di bidang perdagangan, energi, ekonomi digital, ekosistem digital, dan keamanan siber," ujar Prabowo saat itu.

Selain sektor energi, kedua negara juga membahas kerja sama di bidang pangan, rantai pasok, pertahanan dan keamanan, serta pertanian. Kedua pemimpin turut membicarakan persoalan global dan regional, termasuk penyelesaian sengketa melalui dialog dan diplomasi.