NADIKABAR.COM — Bahrain dan Prancis pada Selasa (20/10), menandatangani nota kesepahaman mengenai kerja sama dalam pemanfaatan energi nuklir untuk tujuan damai yang bertujuan guna mengembangkan keterampilan dan keahlian yang diperlukan bagi program nuklir sipil.

Menurut Kantor Berita Bahrain (BNA), perjanjian tersebut ditandatangani di penghujung kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Manama, di mana dia mengadakan pembicaraan dengan Raja Bahrain, Hamad bin Isa Al Khalifa.

Kedua pemimpin menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan antara Kementerian Luar Negeri Bahrain dan Kementerian Eropa dan Luar Negeri Prancis.

Kantor berita tersebut menyatakan perjanjian itu bertujuan untuk mengembangkan dan mempertahankan keahlian serta kapabilitas yang dibutuhkan bagi program nuklir sipil Bahrain melalui inisiatif pelatihan khusus.

Dalam pembicaraan mereka, Raja Hamad dan Macron membahas penguatan kerja sama strategis di bidang investasi, pembangunan ekonomi, pertahanan, pembangunan berkelanjutan, dan teknologi canggih.