Hermanta berharap hasil diskusi tersebut bukan hanya menjadi sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi komitmen bersama dalam menentukan isu prioritas untuk dijawab menjadi kebijakan yang tepat sasaran, implementatif dan berkelanjutan.

Beragam persoalan sektor transportasi masih menjadi tantangan, seperti biaya logistik nasional sekitar 14,29 persen terhadap produk domestik bruto (PDB); konektivitas antarwilayah, khususnya kawasan timur dan daerah tertinggal, terdepan dan terluar yang belum merata;

Kemudian keselamatan, termasuk persoalan kendaraan over dimension over loading (ODOL); kemacetan perkotaan akibat rendahnya ketersediaan angkutan umum; serta tekanan terhadap keberlanjutan pembiayaan, tata kelola, dan regulasi.

"Sehingga diperlukan adanya pembenahan sistem transportasi secara menyeluruh dan terintegrasi," tuturnya.

Sekretaris Baketrans Kemenhub Siti Maimunah menambahkan agenda setting merupakan tahap penting dalam siklus pengambilan keputusan kebijakan.