Menurut Maimunah, pihaknya perlu bergerak dari identifikasi isu menuju penerapan kebijakan, dari pendekatan sektoral menuju sistem yang terintegrasi, serta dari penelitian yang berfokus pada keluaran ilmiah menuju kebijakan yang memberikan dampak nyata.
Karena pada akhirnya, kata dia, kebijakan transportasi yang baik bukan sekadar kebijakan yang selesai dirumuskan, melainkan mampu meningkatkan keselamatan, menurunkan biaya, memperluas aksesibilitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menjelaskan pula agenda setting yang baik akan menjadi dasar penyusunan program dan kegiatan Baketrans pada tahun berikutnya, dengan tetap memperhatikan ketersediaan anggaran, kebutuhan masyarakat dan program prioritas nasional.
Dalam pandangannya, tantangan transportasi di masa depan akan semakin kompleks karena disrupsi teknologi, urbanisasi, perubahan pola mobilitas, hingga tuntutan transportasi berkelanjutan.
Diskusi juga menyoroti pentingnya tata kelola kebijakan publik yang berbasis bukti. Para narasumber sepakat bahwa kebijakan transportasi harus dirumuskan, diimplementasikan, dan dievaluasi secara terukur agar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.