NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi Bali mempercepat transisi penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai usai menerima hibah 11 unit bus listrik dari Pemerintah Republik Korea melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
"Oleh karena itu, kebijakan penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai ini akan kami tancap gas dipercepat di Bali," kata Gubernur Bali Wayan Koster saat serah terima bus listrik di Denpasar, Kamis.
Koster menyampaikan terima kasih kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Duta Besar Korea Selatan yang telah merealisasikan komitmen kerja sama penyediaan transportasi ramah lingkungan tersebut.
Ia menuturkan realisasi hibah ini berawal dari kunjungan Wakil Menteri Perhubungan Korea ke Bali yang dilanjutkan dengan kunjungan balasan Gubernur Bali ke Korea Selatan pada Desember 2025.
Kerja sama tersebut membuahkan bantuan 11 unit bus listrik dari Pemerintah Republik Korea kepada Pemerintah Indonesia yang ditujukan khusus untuk Pemprov Bali.
Armada bus listrik hibah tersebut dirancang khusus dengan balutan kombinasi warna hitam, merah dan putih yang melambangkan warna khas Tridatu Bali.