NADIKABAR.COM — Wakil Ketua Umum sekaligus Kepala Badan Bela Negara Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), Bambang Soesatyo (Bamsoet), menyambut Munas FKPPI yang akan digelar pada 3-5 Desember 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta, mendatang. Munas itu menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi, regenerasi kepemimpinan, serta arah perjuangan organisasi.

Ketua Umum FKPPI Pontjo Sutowo memberikan dukungan penuh kepada Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto sebagai ketua umum Ketua Umum FKPPI periode 2026-2031 melalui mekanisme musyawarah mufakat (aklamasi) karena telah memperoleh dukungan dari 34 ketua pengurus daerah (PD) dan tiga organisasi pendukung.

"FKPPI adalah rumah besar keluarga pejuang, keluarga besar TNI-Polri, dan kader kebangsaan. Karena itu, Munas harus menjadi ruang persatuan, bukan arena perpecahan. Siapa pun yang mendapat mandat harus lahir dari mekanisme organisasi yang sah, terbuka, bermartabat, dan berorientasi pada kepentingan besar FKPPI serta bangsa Indonesia," ujar Bamsoet dalam pertemuan silahturahmi bersama Ketua Umum FKPPI Pontjo Sutowo di Jakarta, Jumat (6/11/26).

Bamsoet menilai dukungan Pontjo Sutowo terhadap kepemimpinan Titiek Soeharto dalam munas nanti menunjukkan kedewasaan organisasi dan semangat keberlanjutan.

"Musyawarah mufakat adalah tradisi luhur bangsa sekaligus karakter organisasi kita. Bila seluruh peserta memiliki pandangan yang sama untuk aklamasi dan formatur tunggal? maka hal itu harus dipahami sebagai wujud persatuan, bukan sekadar prosedur pemilihan," tegas Bamsoet.