Dengan perkembangan tersebut, terdapat enam bandar udara yang saat ini tercatat berstatus closed akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, yaitu Husein Sastranegara, Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, Budiarto, dan Pondok Cabe.

AirNav Indonesia melalui Indonesia Network Management Center (INMC) terus memantau perkembangan kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik. Pembaruan informasi aeronautika dilakukan sesuai perkembangan kondisi untuk mendukung keselamatan penerbangan. "AirNav Indonesia juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan informasi terkait kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan tersampaikan secara tepat waktu," katanya.