Pemerintah akan terus memantau perkembangan sebaran abu vulkanik bersama BMKG, AirNav Indonesia, Kementerian Perhubungan, pengelola bandara, maskapai, serta pemangku kepentingan lainnya. Evaluasi kondisi dilakukan secara berkala berdasarkan hasil pengamatan dan pengujian untuk menentukan langkah operasional selanjutnya.

Sebelumnya, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menyatakan sudah menyiapkan moda transportasi bus gratis tujuan Yogyakarta, Solo, Semarang dan Surabaya bagi penumpang terdampak penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta demi keselamatan penerbangan karena sebaran abu vulkanik.

Staf bandara akan menyampaikan informasi ini secara langsung kepada penumpang terdampak yang ada di terminal, termasuk tata cara pendaftaran. Adapun penumpang terdampak dapat melakukan pendaftaran keberangkatan bus di posko yang akan didirikan di setiap terminal, atau di Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3.