NADIKABAR.COM — Presiden Bank Dunia Ajay Banga memperingatkan anak muda bakal menghadapi krisis lapangan pekerjaan dalam 10 hingga 15 tahun mendatang.
Pada 10-15 tahun mendatang, sekitar 1,2 miliar anak muda ke pasar kerja, sementara lapangan kerja yang tersedia diproyeksikan hanya sekitar 400 juta. Artinya, 800 juta pemuda berpotensi menganggur.
Banga menyampaikan peringatan tersebut dalam pidatonya pada rangkaian Pertemuan Tahunan Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF), Sabtu (17/10).
"Dalam 10 hingga 15 tahun ke depan, 1,2 miliar kaum muda akan memasuki pasar kerja, yang diproyeksikan hanya mampu menyediakan sekitar 400 juta lapangan pekerjaan," kata Banga.
Ia menilai keputusan yang diambil saat ini akan turut menentukan masa depan generasi muda tersebut.
"Generasi inilah yang akan membentuk abad mendatang. Pilihan yang kita buat hari ini akan turut menentukan bagaimana bentuk masa depan tersebut," ujarnya.
Banga mengatakan penciptaan lapangan kerja semakin menantang di tengah konflik global, keterbatasan ruang fiskal, beban utang, dan tingginya biaya kebutuhan pokok. Pemerintah pun menghadapi tantangan untuk mendorong investasi sekaligus membuka lebih banyak pekerjaan dengan anggaran yang terbatas.