Di sisi pembiayaan, Bank Jateng juga terus memberikan perhatian terhadap sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hingga Juni 2026, porsi pembiayaan UMKM mencapai 31,8% dari total penyaluran kredit.

Selain pembiayaan UMKM, portofolio pembiayaan konsumen bagi aparatur sipil negara (ASN) mencapai sekitar 47% dari total kredit. Segmen tersebut terus dikembangkan melalui peningkatan kualitas layanan dan akselerasi transformasi digital.

Bank Jateng akan terus melanjutkan transformasi layanan perbankan, termasuk penguatan transaksi digital dan mobile banking. Perseroan juga akan memperluas kolaborasi dengan berbagai ekosistem ekonomi daerah serta tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan bisnis.

"Kepercayaan yang diberikan kepada Bank Jateng menjadi tanggung jawab untuk terus memberikan kinerja terbaik. Kami ingin pertumbuhan Bank Jateng tidak hanya tercermin dari

angka-angka keuangan, tetapi juga dari semakin besarnya manfaat yang dirasakan masyarakat dan pelaku usaha di Jawa Tengah," tuturnya