NADIKABAR.COM — Bank Mandiri memperkuat fundamental bisnis melalui pertumbuhan yang selektif serta pengelolaan pendanaan dan likuiditas yang prudent. Langkah itu dilakukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan dunia usaha terhadap perbankan.

Hingga akhir Agustus 2026, total aset Bank Mandiri secara bank only mencapai Rp2.359 triliun atau tumbuh 20,7 persen secara tahunan (year on year/YoY). Pertumbuhan itu ditopang penyaluran kredit sebesar Rp1.592 triliun, naik 17,6 persen YoY.

Kredit disalurkan secara terukur pada segmen wholesale maupun ritel. Bank Mandiri tetap mengedepankan kualitas pembiayaan dan disiplin manajemen risiko.

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) secara bank only tercatat Rp1.687 triliun, tumbuh 17,6 persen YoY. Capaian itu di atas pertumbuhan industri sebesar 13,7 persen YoY.

Pertumbuhan DPK mencerminkan pengelolaan struktur pendanaan yang sehat dan efisien. Struktur tersebut mendukung kebutuhan transaksi nasabah serta penyaluran pembiayaan.