Dengan demikian, tujuan Find Your Pawfect Match bukan sekadar membuat seseorang menemukan anjing untuk dipelihara. Platform ini mencoba membantu mempertemukan anjing yang tepat dengan pemilik yang tepat.

Semakin cocok pasangan tersebut, semakin kecil kemungkinan anjing kembali berakhir di shelter karena pemilik merasa tidak sanggup merawatnya.

Selain kuis matchmaking, Find Your Pawfect Match juga menyediakan daftar shelter di berbagai wilayah Indonesia. Calon adopter dapat menggunakan informasi tersebut untuk mencari tempat penampungan dan mengetahui opsi adopsi yang tersedia.

Bagi Atika, pemanfaatan ChatGPT bukan sekadar soal mempercepat pekerjaan relawan. AI digunakan sebagai alat untuk membantu mengatasi persoalan nyata dalam proses adopsi hewan.

Dengan pendekatan tersebut, Atika berharap teknologi bisa membantu lebih banyak anjing telantar menemukan keluarga yang benar-benar sesuai, sekaligus mendorong calon pemilik mempertimbangkan kesiapan mereka sebelum memutuskan untuk mengadopsi.

Masyarakat yang ingin mencoba mencari anjing telantar untuk diadopsi dapat mengakses Find Your Pawfect Match.