Sandi berharap distribusi Pertalite kembali lancar sehingga masyarakat tidak perlu mengantre terlalu lama. "Semoga biar stoknya semakin lancar dan kalau bisa nggak antre lama-lama," harapnya.
Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Bayu, yang mengaku mengalami antrean panjang saat mencari Pertalite di SPBU kawasan Kampial, Nusa Dua, Badung.
Bayu mengantre sekitar lebih dari 30 menit. Menurutnya, antrean yang semula terdiri dari dua jalur kemudian mengerucut menjadi satu jalur karena hanya tersedia satu jalur pengisian yang melayani BBM.
"30 menitan kayaknya atau lebih. Dua jalur mengerucut jadi satu jalur. Sudah terlanjur antre panjang, sampai bocil kelaperan," ujarnya.
Sesampainya di depan mesin pengisian, Bayu baru mengetahui bahwa bensin jenis Pertalite, yang ingin ia beli, sudah habis.