Para santri menilai kurangnya perhatian dan kasih sayang dapat menjadi salah satu faktor yang melatarbelakangi perilaku perundungan. Karena itu, kehadiran sosok pengganti orang tua yang dapat menjadi teladan dan memberikan perhatian diharapkan mampu menekan potensi terjadinya perundungan.
Ipuk menegaskan, Pemkab Banyuwangi berupaya melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam setiap pengambilan kebijakan agar program pembangunan yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan warga.
Menurut Ipuk, selain Rembug Santri, Pemkab Banyuwangi rutin menjaring aspirasi masyarakat setiap tahun melalui forum Rembug Lansia, Rembug Anak, Rembug Disabilitas, dan Rembug Perempuan.
"Semua rekomendasi yang muncul dalam forum tersebut, akan menjadi atensi dan bahan pertimbangan kami dalam pengambilan kebijakan daerah," tegas Ipuk.
Forum Rembug Santri tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Dr. Endi Fadlullah dari Pondok Pesantren Bustanul Makmur, Ning Atina Balqis Iskandar dari Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, serta Ustaz Ghifari Miqdad Al-Ghifari dari Pondok Pesantren Daar Al Ihsan Mabadiul Ihsan Karangdoro.