"PLTN membutuhkan komitmen jangka panjang. PLTN itu membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat. Untuk itu kegiatan PLTN itu harus bersifat terbuka," ujar Djarot.

Sejalan dengan itu Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha menjelaskan pengembangan PLTN menjadi bagian dari arah kebijakan energi nasional.

Pemanfaatan energi nuklir diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan listrik, pertumbuhan ekonomi, dan transisi menuju energi rendah karbon.

Menurut dia, percepatan pembangunan PLTN harus tetap mengutamakan aspek keselamatan. Strategi pembangunan perlu didukung koordinasi antarlembaga, kepastian investasi, dan tata kelola yang baik.

"Kebijakan yang tepat dan tata kelola yang baik menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan PLTN di Indonesia. Dengan kesiapan yang matang, PLTN diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk mendukung transisi energi nasional," ucap Satya.