Pengembangan PLTS terapung atau Floating Solar Photovoltaic (FPV) dinilai potensial karena relatif tidak terkendala keterbatasan lahan seperti PLTS yang dibangun di darat. Namun, pengembangannya tetap memerlukan perhatian terhadap potensi risiko lingkungan dan sosial.

Dalam FGD hari pertama, peserta memetakan sejumlah isu prioritas lingkungan dan sosial, antara lain gangguan hidrologi, degradasi lingkungan, tekanan lingkungan, ketidakadilan sosial, gangguan terhadap ikan, serta partisipasi perempuan dan masyarakat.

Isu-isu tersebut selanjutnya akan diseleksi untuk menentukan lima prioritas dalam penyusunan kerangka perlindungan lingkungan dan sosial.

Pada hari kedua, diskusi difokuskan pada perumusan tindakan perlindungan yang terkoordinasi dengan melibatkan pelaksana program (actors), pemilik dan institusi terkait (owners), serta masyarakat (customers).

Pembahasan mencakup empat topik utama, yakni degradasi lingkungan, lemahnya partisipasi, kehilangan penghidupan, dan penurunan kualitas air.