NADIKABAR.COM — Badan Karantina Indonesia (Barantin) mendorong dan mengajak perusahaan besar, termasuk di sektor sarang burung walet dan perikanan, untuk turut membina usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin siap memasuki pasar ekspor.

Kepala Barantin Abdul Kadir Karding mengatakan keterlibatan perusahaan besar diharapkan dapat memperluas pendampingan kepada calon eksportir, melengkapi layanan pembinaan yang telah dijalankan melalui Klinik Ekspor Karantina.

"Bahkan sekarang saya mendorong perusahaan-perusahaan misalnya walet, perusahaan perikanan agar punya binaan UMKM untuk ekspor," kata Karding di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan pembinaan oleh perusahaan besar dapat menjadi sarana bagi pelaku UMKM untuk memperoleh pengalaman dan pengetahuan dalam mengembangkan usaha berorientasi ekspor.

Karding juga mencontohkan peluang magang dan pembinaan bagi lulusan perguruan tinggi di perusahaan yang telah memiliki pengalaman usaha, sehingga mereka memperoleh bekal sebelum mengembangkan bisnis sendiri.

"Selain klinik ekspor, kita juga mendorong, mengimbau kepada perusahaan-perusahaan besar untuk punya binaan," ujarnya.