Gerakan itu bertujuan meningkatkan kesiapan pelaku usaha dalam memenuhi standar kesehatan, keamanan, mutu, dan ketertelusuran produk agar komoditas unggulan daerah memiliki peluang lebih besar memasuki pasar ekspor
Data Barantin mencatat ekspor durian Sulawesi Tengah ke China hingga Agustus 2026 mencapai 8.377 ton dengan nilai sekitar Rp871 miliar.
Selain durian, komoditas perikanan Sulawesi Tengah yang telah memasuki pasar internasional antara lain kepiting bakau, kerang darah, tuna, dan sidat hidup.
Karding menegaskan pendampingan pelaku usaha perlu terus diperluas melalui langkah aktif jajaran karantina agar UMKM dan calon wirausaha semakin mudah memperoleh informasi serta pembinaan terkait persyaratan ekspor.
"Saya sudah minta seluruhnya harus proaktif, menjemput bola ke UMKM atau ke mahasiswa atau kelompok-kelompok yang memang perlu dibina," tuturnya.