"Kedua tim melaksanakan penggeledahan, baik badan, orang, tempat-tempat tertentu yang diduga menjadi tempat penyimpanan narkotika," ujarnya.

Adapun hasil dari razia ini, petugas menemukan enam orang dari klaster PIK yang positif menggunakan narkotika. Namun, kata Ivan, keenam orang itu masih didalami dan dilakukan asesmen oleh BNN RI.

"Untuk klaster Jakarta Timur, terdapat tiga orang yang positif narkotika dan juga dilakukan assessment oleh BNN RI apakah yang bersangkutan hanya pengguna atau terafiliasi jaringan narkoba," ucap Ivan.