Selain pengembangan bahan bakar nabati, Jimmy menilai penguatan tata kelola perkebunan melalui sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) penting untuk mendukung keberlanjutan dan daya saing industri sawit.

Diskusi tersebut juga membahas penertiban kawasan hutan melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola sumber daya alam.

Jimmy mengapresiasi kebijakan penertiban tersebut, tetapi menekankan pentingnya pelaksanaan yang adil dengan memperhatikan kondisi masyarakat yang telah lama bermukim di kawasan tertentu.

"Penertiban kawasan hutan merupakan langkah penting untuk memperkuat tata kelola sumber daya alam. Kami berharap pelaksanaannya semakin memberikan kepastian hukum, menjaga kelestarian lingkungan, dan tetap memperhatikan hak serta kondisi masyarakat kecil," katanya.

Diskusi yang diselenggarakan BMR itu turut menghadirkan pengamat politik sekaligus dosen Universitas Lancang Kuning Dody Sukma serta diikuti mahasiswa, pemuda dan masyarakat setempat.