Menurut Puadi, penguatan tersebut diperlukan untuk mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan, pencegahan, penanganan pelanggaran, serta penyelesaian sengketa proses pemilu.

Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI tahun 2026 diikuti 24 regu yang lolos dari tahapan seleksi regional. Puadi mengatakan kompetisi tersebut pada tahap awal diikuti 409 regu dengan jumlah peserta hampir 1.200 mahasiswa.

"Bagaimana mereka bisa menguji teori, bagaimana mereka mampu berargumentasi, dan bagaimana mereka mencari sebuah solusi-solusi ke depannya terhadap proses dan sistem demokrasi yang lebih baik lagi," kata Puadi.