Ia tak pernah melupakan jasa Arsenal yang telah mengembangkan bakatnya. Namun pada laga nanti, Gnabry bakal menepikan cerita nostalgianya dengan Arsenal untuk membawa Bayern meraih tiga angka.

"Selalu ada kesan istimewa saat menghadapi mantan klub. Saya tumbuh besar di sana [dari tahun 2011-2016] dan saya sangat menantikan pertandingan ini. Terakhir kali kami bertanding [di London]. Rasanya agak aneh harus melawan pelatih yang dulu pernah menjadi rekan setim. Kami ingin menang, itulah tujuan utamanya," jelas Gnabry dikutip dari situs UEFA.