NADIKABAR.COM — Bursa Efek Indonesia (BEI) merespons Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat dibuka melemah pada perdagangan hari ini (2/11), meski saham-saham kepemilikan konsentrasi tinggi (High Shareholding Concentration/HSC) resmi dikeluarkan dari perhitungan.

Saham HSC adalah saham yang sebagian besar kepemilikannya dikuasai oleh segelintir pihak, sehingga porsi saham yang tersedia untuk diperdagangkan secara bebas di pasar relatif kecil.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan naik turunnya indeks saham merupakan mekanisme pasar yang sedang bekerja.

"Naik turun itu kan emang dinamika pasar. Mekanisme pasar sedang bekerja. Indeks hanya mengeluarkan itu," ujar Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin (2/11).