NADIKABAR.COM — Anggapan bahwa konsumsi monosodium glutamate (MSG) atau micin dapat menyebabkan kebodohan dan gangguan kesehatan merupakan salah satu mitos kesehatan paling populer. Stigma negatif ini berakar dari istilah "Chinese Restaurant Syndrome" pada tahun 1968.
Stigma itu keliru mengaitkan konsumsi masakan Tionghoa ber-MSG dengan gejala pusing, mati rasa, dan berdebar-debar tanpa bukti ilmiah yang sah.
MSG terdiri dari air, sodium (natrium), dan asam glutamat. Asam glutamat merupakan asam amino non-esensial yang diproduksi secara alami oleh tubuh manusia dan ditemukan dalam berbagai bahan makanan sehari-hari, seperti tomat, keju, jamur, serta ASI.
Tubuh kita memproses asam glutamat dari MSG dengan cara yang sama persis seperti memproses asam glutamat alami dari makanan.