Kerja sama tersebut di antaranya dengan perusahaan asal Amerika Serikat (AS), FTAI Aviation Ltd. (FTAI), untuk mengembangkan bisnis perawatan engine dan APU di Asia Pasifik. Pada tahap awal, kerja sama mencakup mesin CFM56-5B dan CFM56-7B serta APU seri GTCP131-9, dengan jaminan alokasi kapasitas bagi FTAI selama lima tahun ke depan.

Kemudian perseroan juga menjalin kerja sama dengan perusahaan domestik, PT VELA Prima Nusantara, untuk pengembangan GMFI sebagai MRO Approved Facility bagi taksi terbang Vela Alpha mencakup kesiapan fasilitas, kompetensi teknis, serta dukungan pengembangan dan sertifikasi. Pesawat Advanced Air Mobility ini menggunakan teknologi electric Vertical Take-Off and Landing (eVTOL) dan hybrid Vertical Take-Off and Landing (hVTOL).

GMFI juga bekerja sama dengan perusahaan asal Singapura, AerOne Techniques Pte Ltd, untuk menjajaki peluang pengembangan Parts Manufacturer Approval (PMA) sebagai bagian dari eksplorasi pengembangan dan produksi komponen pesawat yang berpotensi memperluas pilihan parts bagi maskapai sesuai kebutuhan pasar.