Trump memang sudah delapan kali bertemu dengan Netanyahu selama periode keduanya sebagai presiden Amerika Serikat. Tapi sejak Juli sudah tak bertemu lagi.
Banyak yang beranggapan Netanyahu dan Trump sudah tidak sejalan. Netanyahu berseberangan dengan AS menyangkut kesepakatan gencatan senjata dengan Iran, sedangkan Trump sudah tak lagi terganggu oleh sikap sekutu-sekutunya terhadap Israel.
Salah satunya langkah Inggris, 8 September, yang mengeluarkan larangan berdagang dengan pemukim liar Israel di Tepi Barat. Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband bahkan menyebut para pemukim Yahudi di Tepi Barat itu sebagai teroris yang melakukan pembersihan etnis.
Langkah Inggris itu adalah manifestasi dari sikap negara itu, yang mengakui Negara Palestina pada September 2025.