NADIKABAR.COM — Banyak perkiraan mengenai jumlah air yang dihabiskan untuk satu pertanyaan ke kecerdasan buatan (AI). Google mengukur konsumsi air untuk satu prompt Gemini setara dengan sekitar lima tetes. Sebuah studi lain yang viral, menyebutkan bahwa satu email ChatGPT menghabiskan air kira-kira setara dengan satu botol penuh.
Angkanya bisa beda bukan karena salah satunya berbohong, ini karena keduanya menghitung hal yang berbeda.
Angka yang viral menyebutkan angka sekitar 519 ml (kira-kira satu botol) untuk menulis surel sepanjang 100 kata menggunakan GPT-4, karena angka ini juga memperhitungkan rantai pasok listrik. Sementara itu, angka resmi Google menunjukkan bahwa prompt teks Gemini pada nilai tengahnya menggunakan sekitar 0,26 ml air -- kira-kira lima tetes -- dengan memperhitungkan pendinginan di lokasi.
Perbedaan ini bermuara pada satu pembedaan: air langsung versus air tidak langsung. Air langsung atau air di lokasi adalah air yang menguap di menara pendingin pusat data.
Air tidak langsung adalah air di luar lokasi, atau air yang dikonsumsi di tahap hulu untuk menghasilkan listrik yang menggerakkan chip, mengingat sebagian besar pembangkit listrik juga menggunakan air untuk pendinginan.