"Tidak benar kalau titik kumpulnya di Bundaran HI. Banyak sekali hoaks. Titik kumpul awalnya dari Semanggi dan kami akan menunggu delegasi di depan UOB," ujar Andi Gani.

Pada saat yang sama, sejumlah pimpinan konfederasi buruh akan menemui Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman di Bina Graha, sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka akan menyerahkan petisi dan aspirasi buruh untuk diteruskan kepada Presiden Prabowo.

Andi Gani menegaskan, aksi tersebut merupakan pilihan terakhir setelah buruh menempuh jalur diplomasi selama sekitar empat bulan. "Pilihan ini pilihan yang sangat-sangat terakhir buat kami," katanya.

Dirinya juga membantah kabar yang menyebut aksi tersebut berkaitan dengan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Menurut Andi Gani, hubungan buruh dengan Presiden Prabowo tetap baik. Bahkan, dia menyebut Prabowo sebagai pemimpin yang selama ini membuka ruang dialog dengan buruh.

Karena itu, petisi yang akan disampaikan ke Istana disebutnya sebagai bentuk komunikasi antara buruh dengan pemerintah.

"Seperti ayah kami, ini kirim surat anak ke ayahnya. Jadi tidak ada petisi yang menyeramkan, mengancam, tidak ada," jelas Andi Gani.

Andi Gani memastikan aksi akan berlangsung singkat. Setelah delegasi menyampaikan aspirasi dan mendapatkan respons dari Istana, massa langsung dibubarkan. Andi Gani menargetkan aksi selesai sebelum pukul 13.00 WIB.