Sudaryono menjelaskan pembaruan tata kelola tersebut merupakan bagian dari proses perbaikan yang terus dilakukan BGN sejak program MBG berjalan. Evaluasi terhadap pelaksanaan di lapangan menjadi dasar bagi BGN untuk memperbaiki mekanisme yang dinilai belum optimal sekaligus memperkuat hal-hal yang telah berjalan dengan baik.
"Yang baik kita tambah baik, yang jelek kita perbaiki jadi tambah baik, dan kita terus kita perbaiki, insya Allah," tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung proses pembenahan tersebut. Perbaikan tata kelola, menurut BGN, diperlukan agar sumber daya yang tersedia dapat digunakan secara optimal untuk mendukung tujuan utama program.
"Saya mohon dukungan bapak, ibu semua, kita menuju MBG yang jauh lebih baik daripada yang sebelumnya," pungkasnya.