NADIKABAR.COM — Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan jumlah siswa SMP di Dramaga, Bogor, Jawa Barat, yang diduga menjadi korban keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan jumlah siswa yang terdampak bukan 481 seperti yang diberitakan, tetapi 13 orang.
"Soal peristiwa yang berdampak terhadap kesehatan di Bogor tersebut, kami ingin klarifikasi bahwa jumlah korbannya tidak 400 orang seperti yang diberitakan oleh sejumlah media. Yang benar adalah, sampai dengan sore hari ini, jumlah korban atau kita menyebutnya mereka yang terdampak dan masih dalam observasi, itu sebanyak 13 orang," ujar Tysa kepada NadiKabar.com, Selasa (27/10).
Ia mengatakan informasi tersebut mereka dapatkan dari tim di lapangan yang terdiri dari BGN Pusat, Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG), dan tim asistensi.
Menurut Tysa, para siswa menyantap MBG bukan pada Selasa, melainkan pada Senin (26/10) siang. Pada Selasa dini hari baru ada siswa yang mengeluhkan diare.
"Sebetulnya peristiwa ini adalah peristiwa makannya kemarin siang, kemudian dini hari ada beberapa siswa yang mengeluhkan kena diare," ujar Tysa.