BGN juga berencana membuka dapur baru dalam jumlah serupa pada pekan depan.
Menurut Agustina, aktivasi tak dilakukan sekaligus terhadap seluruh dapur yang telah terdaftar di portal Mitra SPPG. Pemerintah akan memeriksa kesiapan setiap fasilitas agar dapat beroperasi sesuai kebutuhan dan standar pelayanan.
"Kami telah berjanji untuk mengaktivasi dapur yang telah terdaftar di portal Mitra (SPPG) secara bertahap dan berhati-hati dengan mengutamakan asas kebermanfaatan dan kebutuhan penerima manfaat," ujarnya.
BGN memprioritaskan pembukaan dapur di daerah dengan prevalensi stunting tinggi dan sangat tinggi, serta wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Sasaran penerima manfaat yang diprioritaskan meliputi ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta santri di lingkungan pesantren.