NADIKABAR.COM — Bank Indonesia (BI) berupaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui berbagai intervensi pasar karena tingginya gejolak ekonomi global yang memengaruhi perekonomian domestik.

"Intinya, Bank Indonesia akan selalu tetap berjaga di pasar," kata Gubernur BI Destry Damayanti usai rapat terbatas bidang ekonomi di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Destry menjelaskan bahwa pihaknya telah diminta oleh Presiden untuk terus mengupayakan dan melihat efektivitas dari berbagai instrumen kebijakan stabilisasi yang dimiliki oleh bank sentral.

"Apakah itu bentuknya intervensi, di spot, NDF, ataupun juga dalam bentuk insentif biaya lindung nilai yang juga sudah kami berikan sejak akhir Juni yang lalu," ujar Destry.