NADIKABAR.COM — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong pemanfaatan hasil riset KARSA NUSA 2026 sebagai rekomendasi kebijakan strategis untuk mempercepat transformasi ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah itu.
“Kami berharap hasil penelitian dan kajian KARSA NUSA 2026 dapat ditindaklanjuti menjadi salah satu dasar pengambilan keputusan dalam kebijakan dan program yang terukur bagi kemajuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat NTT,” kata Kepala KPw BI NTT Adidoyo Prakoso di Kupang, Selasa.
Program Kajian dan Riset Kebijakan Ekonomi NTT (KARSA NUSA) 2026 merupakan kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi NTT, dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) NTT, yang bertujuan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan guna mewujudkan NTT yang maju dan sejahtera.
KARSA NUSA 2026 mengusung tema “Sinergi Memperkokoh Struktur dan Mempercepat Transformasi Ekonomi NTT untuk NTT Maju dan Sejahtera”.
Pada pelaksanaan perdana, KARSA NUSA 2026 menghimpun 251 karya tulis ilmiah atau paper dari kategori mahasiswa dan umum, yang terdiri atas 191 karya dari penulis nasional, 57 karya dari penulis NTT, dan tiga karya dari penulis luar negeri.