Puncaknya terjadi di game ke-12. Di momen ini, sudah ada 11 tim yang memiliki label champion rush, kecuali Twisted Minds. Jadi ketika tim ini pulang ke lobby, maka perebutan juara semakin sengit.

Setiap tim bermain cukup pasif hingga memasuki late game. Namun safe zone yang semakin kecil membuat seluruh tim harus beranjak dari lokasi nyamannya dan bergabung dengan tim lain di area yang sama.

Alhasil, peperangan tak bisa dihindari. Tidak jarang ada tiga tim berada di satu bangunan yang sama. Hal ini membuat proses eliminasi menjadi semakin ketat dan cepat. Hingga akhirnya tersisa empat tim yang memperebutkan gelar juara, di antaranya AG.AL, RRQ Kazu, Bigetron by Vitality, dan GOW.

Obstacle atau tempat berlindung yang semakin sedikit dan persediaan gloo wall hampir habis, membuat RRQ Kazu harus tumbang duluan. Lalu disusul oleh GOW, karena diserang Bigetron dan AG.AL dari segala arah.

Setelah itu, menyisakan dua tim terakhir, yakni Bigetron dan AG.AL. Unggul dari segi jumlah pemain, Bigetron by Vitality pun berhasil menang duel dan meraih gelar juara FFWS SEA 2026 Fall.