Tentunya kemenangan ini sangat berarti bagi Bigetron, bukan hanya karena penantian mereka sejak bergabung dari FFWS SEA 2024 Fall, tetapi juga berhubungan dengan drama yang belakangan ini terjadi. Pada babak Point Rush, Bigetron dilaporkan oleh tim Vietnam terkait penggunaan bug di dalam game.

Dengan begitu, mereka mendapatkan pengurangan 10 poin dari total perolehan poin di Point Rush Stage, pengurangan sebesar 5% dari total hadiah yang sudah diperoleh BTR, lalu turun ke peringkat tujuh. Jadi mereka tidak memiliki Headstart Point di Grand Final. Meski begitu, mereka tetap mampu menjadi juara tanpa dua poin tambahan tersebut.

"Terima kasih juga buat tim Vietnam ya yang udah ngelaporin kita. Ini buktinya kalau Indonesia bisa. Terima kasih banyak ya. Dua poin itu gak berharga buat gua," tegas Koja.

Selain titel juara, mereka turut mendapatkan hadiah utama sebesar USD 100 ribu, yang mana gelar FMVP diraih oleh Koja. Mereka juga mengamankan tiket untuk tampil di kompetisi Free Fire selanjutnya, yakni Free Fire World Series Global Finals 2026 di Bangkok, Thailand.

Ada delapan tim yang lolos ke FFWS Global Finals 2026 dari FFWS SEA 202 Fall, selain Bigetron, adapun mereka yang akan ikut bermain di Thailand ialah GOW, P Esports, AG.AL, Team Flash, RRQ Kazu, Onic, dan Buritam United Esports.