NADIKABAR.COM — Sejumlah papan iklan (billboard) digital LED di Mesir, Malaysia, Brasil, serta diduga di Irak dan China mendadak menayangkan video pornografi secara bersamaan.

Geng peretas di platform Telegram mengklaim bertanggung jawab atas operasi tersebut dan mengejek sistem keamanan pengelola yang dinilai sangat lemah hingga bisa dijebol dengan sangat mudah.

Insiden penayangan konten tidak senonoh ini memicu kehebohan di jalan-jalan utama di sejumlah negara: