NADIKABAR.COM — Binance telah melacak peretasan yang telah membobol dana senilai US$ 6,3 miliar. Hasilnya, diduga hacker dari Korea Utara yang menjadi dalang pembobolan bursa kripto terbesar di dunia itu.

Peristiwa ini diduga menjadi pencurian kripto terbesar yang pernah terjadi. Hasil investigasi juga menunjukan, peretasan berawal dari laptop seorang teknisi perangkat lunak perusahaan yang disusupi hingga peretas dapat mengakses penarikan dana.

"Peretasan terjadi melalui laptop seorang insinyur, yang memungkinkan penyerang mendapatkan akses ke kontainer layanan dan mengajukan transaksi penarikan yang tidak sah," ungkap Binance, Sabtu (31/10/2026).