“Ini menunjukkan bahwa peran in-house counsel semakin luas dan semakin strategis,” kata Amrie. Sebab, in-house counsel bukan hanya memegang peranan dalam fungsi kepatuhan atau sebagai pemberi nasihat hukum. Melainkan semakin terlibat dalam pengambilan keputusan bisnis, pengelolaan risiko, dan penentuan arah strategis perusahaan.
Tahun ini, Hukumonline memperkenalkan kategori baru, yaitu Indonesia’s Best Legal Prevention Program. Kategori ini menyoroti upaya tim hukum dalam mengantisipasi, mengelola, dan memitigasi risiko sebelum berkembang menjadi persoalan bisnis.
Lebih lanjut, Seradesy menuturkan, forum seperti IHCSA dibutuhkan bukan hanya untuk membahas tantangan, tetapi juga untuk memperkuat jejaring profesional di kawasan. Ia berharap kolaborasi antara ICCA, APCCA, Hukumonline, dan komunitas corporate counsel dapat menjadi jembatan bagi pertukaran pengetahuan, gagasan, serta praktik terbaik lintas negara.
Sebab, di tengah dunia bisnis yang semakin kompleks, hukum tidak semestinya hanya dipandang sebagai batas bagi pertumbuhan. Hukum juga perlu menjadi fondasi agar pertumbuhan berlangsung dengan kepastian, tata kelola, dan ketahanan yang baik.
“Complexity should not be the reason we stop moving. It should be the reason we become better navigators,” ujar Seradesy.
Penyelenggaraan IHCSA 2026 didukung oleh Assegaf Hamzah & Partners, Napitupulu Kam Hutauruk & Partners, DeHeng ARKO, PwC Indonesia, Badranaya Partnership, SIP Law Firm, Soemadipradja & Taher, dan WNP Law Firm.
Dukungan dari sektor korporasi dan institusi diberikan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero), PT Permodalan Nasional Madani, PT Telkom Indonesia Tbk, Injourney Tourism Development Corporation (ITDC), PT Heinz ABC Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan, PT Geo Dipa Energi (Persero), PT PLN (Persero), MR. DIY Indonesia, Easybiz, PT Mandiri Utama Finance, PT Jasa Raharja (Persero), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Indonesia Infrastructure Finance, Agungrent, PT Prodia Widyahusada, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda), PT Vale Indonesia Tbk, PT PLN Indonesia Power Services, PT Paragon Technology and Innovation, Alfamidi, Nestle, dan I Gusti Ngurah Rai International Airport by Injourney Airport.