Agus menjelaskan hasil pemeriksaan memastikan 12 bekantan tersebut mati akibat terbakar. Bangkai satwa kemudian dikuburkan dengan disaksikan kepala desa dan masyarakat setempat.
βDari informasi awal, bekantan yang menjadi korban ada 10 ekor. Namun setelah dilakukan pengecekan lapangan ternyata ada 12 ekor yang terdampak. Tim pun melakukan pemeriksaan dan memastikan bahwa satwa tersebut benar-benar mati terbakar, kemudian dikuburkan bersama dengan disaksikan oleh kepala desa beserta masyarakat,β jelasnya.
Karhutla di daerah tersebut melanda lahan seluas kurang lebih sembilan hektare. Ia mengatakan tim juga menjumpai kelompok bekantan lain yang masih hidup di sekitar kawasan tersebut.
βDijumpai ada 32 bekantan dari kelompok yang sama yang masih hidup. Mereka berada di tempat lain, di sisi berbeda dari lokasi kebakaran,β tutur Agus.