NADIKABAR.COM — Badan Nasional Penangggulangan Bencana (BNPB) melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan metode penyemaian dry ice uji sebagai upaya mengurangi asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Metode ini dipilih karena dinilai lebih cocok untuk kondisi saat ini.

BNPB menyebut metode penyemaian dry ice ditujukan untuk melabilkan suhu udara di atmosfer agar mengurangi konsentrasi asap atau polusi karhutla yang kian pekat dan terperangkap akibat adanya lapisan inversi di atas langit.

Lapisan inversi adalah kondisi atmosfer di mana suhu udara cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya ketinggian, berkebalikan dari kondisi normal di mana suhu udara semakin dingin jika semakin tinggi.

Pada kondisi normal, suhu udara cenderung semakin rendah atau mendingin di lapisan atmosfer yang semakin tinggi, sehingga perputaran udara mengalir lancar. Namun, lapisan inversi membuatnya suhunya cenderung stabil sehingga asap sulit bergerak naik.