Menurut ia, penguatan pendidikan karakter dan kemampuan berpikir kritis menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang mampu menghadapi berbagai pengaruh di tengah perubahan lingkungan sosial dan digital.

Ia berharap dari perguruan tinggi di Yogyakarta, tumbuh generasi yang bukan hanya cerdas dalam ilmu, melainkan juga jernih dalam nalar, luas dalam kemanusiaan, dan kukuh dalam menjaga kehidupan bersama.

Penandatanganan MoU menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama yang lebih konkret antara BNPT dan perguruan tinggi di DIY.

Kolaborasi mencakup penguatan kapasitas lingkungan pendidikan, dukungan terhadap kelompok rentan, serta pembangunan resiliensi masyarakat dalam menghadapi ancaman ekstremisme berbasis kekerasan.

Melalui kolaborasi tersebut, perguruan tinggi tidak hanya ditempatkan sebagai penerima program, tetapi sebagai mitra strategis BNPT dalam membangun sistem pencegahan yang berbasis pengetahuan, lingkungan sosial, dan partisipasi masyarakat.

BNPT bersama perguruan tinggi di DIY akan terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang mampu menjadi ruang aman bagi generasi muda untuk belajar, berdialog, mengembangkan daya kritis, serta menghargai perbedaan.

Kolaborasi diharapkan memperkuat ketahanan masyarakat sekaligus memastikan upaya pencegahan ekstremisme dilakukan sedini mungkin, sebelum paparan berkembang menjadi perilaku kekerasan.

Bersama perguruan tinggi, BNPT menjaga generasi muda bukan hanya dari ancaman kekerasan, tetapi juga dengan memperkuat kemampuan mereka untuk berpikir kritis, menghargai perbedaan, dan menjaga kehidupan bersama.