Selain itu, operator juga berpeluang menghadirkan sistem poin yang dapat dikumpulkan pelanggan dan ditukarkan dengan produk atau keuntungan lainnya.

"Misalnya dia memberikan pilihan, ada tambahan waktu tiga hari sebelum hangus karena non-rollover. Atau saya ambil poin, jadi ngumpulin poin, poin ini nanti bisa digunakan sebagai pilihan produk lainnya," tuturnya.

Marwan menjelaskan, bentuk perlindungan tersebut masih menjadi bagian dari pembahasan dan inovasi masing-masing operator. Setiap penyelenggara memiliki keleluasaan untuk menentukan mekanisme yang sesuai dengan model bisnisnya, selama tetap memenuhi ketentuan perlindungan pelanggan.

Di sisi lain, operator juga mengkaji mekanisme paket rollover atau akumulasi kuota yang tidak terpakai ke periode berikutnya.

Skema tersebut masih perlu diperhitungkan dari sisi bisnis, termasuk menentukan periode akumulasi kuota. Operator mempertimbangkan kemungkinan rollover berlaku bulanan, tiga bulanan, hingga enam bulanan.