NADIKABAR.COM — Danantara tengah mengkaji penggabungan perusahaan gas pelat merah sebagai bagian dari transformasi BUMN. Salah satunya melibatkan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan PT Pertamina Gas (Pertagas).
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan, hingga kini struktur konsolidasi tersebut belum diputuskan. Danantara masih menghitung manfaat dan biaya dari sejumlah opsi yang tersedia.
"Ini sedang kita kaji. Bagaimana nanti polanya, tetapi yang paling penting adalah perusahaan gas kita nanti akan main di midstream dan downstream. Saya belum bisa sampaikan mana yang akan menjadi ini, ada beberapa pilihan structure yang kita lakukan, mana yang terbaik nantinya. Antara Pertagas, PGN, dan lain sebagainya," ujar Dony di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).