Persaingan Android dan Apple di ponsel lipat tidak hanya berlangsung pada perangkat keras. Aplikasi dan pengalaman pengguna juga menjadi bagian penting. Apple telah mendorong pengembang untuk mengoptimalkan aplikasi pada layar besar iPhone Duo.
Tom's Guide mencontohkan Slack dan Netflix sebagai aplikasi yang ditampilkan dengan pengalaman yang disesuaikan untuk perangkat lipat. Google sendiri menyebut banyak aplikasinya telah dioptimalkan untuk perangkat lipat, termasuk Gmail dan YouTube.
Pada Galaxy Z Fold 8, misalnya, TikTok juga disebut memberikan pengalaman yang memanfaatkan layar dalam perangkat. Samat menilai semakin banyaknya aplikasi yang mendukung format tersebut akan memperkuat kategori secara keseluruhan.
"Kita bisa memilih satu atau dua aplikasi yang kita tahu pasti akan ada di satu platform atau platform lainnya, tetapi kenyataannya format ini sangat populer," kata Samat.
"Ini (layar lipat) terus berkembang. Bahkan sebelum beberapa minggu terakhir ini, dan saya senang melihat semakin banyak orang bergabung dengan tren yang sekarang sudah jelas," yakinnya.
Bagi Samat, Google tidak melihat kedatangan Apple sebagai pertarungan antara iPhone Duo dan Galaxy Z Fold misalnya. Pertarungan yang lebih besar justru terjadi untuk membuat ponsel lipat menjadi kategori smartphone yang semakin umum digunakan.
Jika semakin banyak pengguna membeli ponsel lipat dan semakin banyak pengembang mengoptimalkan aplikasinya, Android dan Apple sama-sama dapat memperoleh keuntungan dari pertumbuhan kategori tersebut.