"Karena sebagian besar dari Eropa memang mereka debt ratio, rasio debt-nya itu tinggi sekali, dan budgetnya mereka defisitnya lebar sekali. Jadi buat mereka yang aman memang masih di Asia. Tapi Asia-nya dimana? Dia prefer di Indonesia," terangnya.

Ia menambahkan, BI sebagai anggota dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) telah menggelar rapat dan berupaya menjaga kepercayaan investor global. Upaya tersebut dilakukan untuk menunjukkan bahwa fundamental ekonomi dan sistem keuangan Indonesia tetap terjaga.

"kami juga KSSK, kita komite stabilitas sistem keuangan, kita juga sudah rapat. Kita juga bersama-sama berusaha untuk menenangkan para investor, para global investor. Paling tidak menunjukkan bahwa secara fundamental kita oke," pungkasnya.