NADIKABAR.COM — Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria buka suara soal kelanjutan dividen yang dikelola Danantara. Menurut Dony hingga saat ini belum ada keputusan untuk menyerahkan dividen tersebut kepada pemerintah.

Dony mengatakan keputusan mengenai penggunaan dividen Danantara berada di tangan pemerintah. Namun, menurutnya saat ini dana tersebut masih dibutuhkan untuk membiayai berbagai proyek.

"Oh, itu kan call-nya di pemerintah. Sampai sejauh ini belum ada ya, dan rasanya nggak ya," ujar Dony di Kompleks Istana Kepresidenan usai rapat terbatas, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Menurut Dony, Danantara memiliki sejumlah proyek yang akan dikembangkan, termasuk di sektor hilirisasi. Pengembangan proyek tersebut juga diarahkan untuk membuka lapangan pekerjaan.

"Karena kan kita mau membangun banyak project hilirisasi dan lain sebagainya, membuka lapangan pekerjaan," terang Dony.

Sementara, Menteri Keuangan Suahasil Nazara usai rapat terbatas di Istana Presiden juga ditanya soal dividen Danantara. Namun, Suahasil tidak menjawab pertanyaan tersebut.

Sebelumnya, rencana penyetoran dividen Danantara kepada pemerintah disampaikan eks Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pemerintah berencana memasukkan sebagian keuntungan Danantara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sekaligus cadangan anggaran pemerintah.

Purbaya saat itu menyebut nilai yang direncanakan masuk dari Danantara mencapai Rp 120 triliun. Ia menyatakan penyetoran sebagian keuntungan tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto.