NADIKABAR.COM — Danantara mengungkapkan penerbitan obligasi senilai US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp 27,15 triliun (kurs Rp 18.100) mendapat sambutan positif dari investor global. Permintaan terhadap surat utang tersebut mencapai hampir empat kali lipat dari nilai yang diterbitkan.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir mengatakan, mayoritas permintaan obligasi berasal dari investor Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Kedua kawasan tersebut menyumbang sekitar 75% dari total permintaan.
"Yang menarik dari obligasi ini adalah 75% permintaannya berasal dari Amerika Serikat dan Eropa. Bahkan, permintaan terhadap obligasi ini mencapai hampir empat kali lipat dari nilai penerbitannya," ujar Pandu dalam Danantara TIIF26 di Fairmont Hotel, Jakarta Selatan, Senin (26/10/2026).