NADIKABAR.COM — Gelombang penolakan dan kekhawatiran terhadap kecerdasan buatan (AI) dinilai tidak akan mereda dalam waktu dekat.
Bos Instagram, Adam Mosseri, mengakui bahwa rasa cemas, frustrasi, hingga kemarahan publik terhadap perkembangan AI diperkirakan bakal semakin memburuk dalam beberapa tahun ke depan, terutama di kalangan pekerja industri kreatif.
Pernyataan ini mencerminkan fenomena maraknya aksi mahasiswa dan wisudawan yang menyoraki para bos teknologi saat menyampaikan pidato di kelulusan kampus.
Tampil dalam wawancara di podcast Colin and Samir, Mosseri menjelaskan bahwa penolakan terhadap AI saat ini tidak hanya datang dari kalangan anak muda atau pekerja seni, melainkan sudah meluas ke masyarakat umum.